Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menggali Potensi Daerah, 29 Konten Kreator Lampung Selatan Resmi Tersertifikasi Kompeten
Advertisement . Scroll to see content

Tujuh Desa di Lampung Selatan Berebut Kursi Kades, 16 Kandidat Siap Bertarung di Pilkades PAW 2026

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:27 WIB
  • author Yogi Novan Abitama
Tujuh Desa di Lampung Selatan Berebut Kursi Kades, 16 Kandidat Siap Bertarung di Pilkades PAW 2026
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lampung Selatan. Foto: Yogi/iNews.id

Perebutan kursi kepala desa di tujuh desa Kabupaten Lampung Selatan mulai memanas. Sebanyak 16 kandidat dipastikan masuk dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (Pilkades PAW) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 November 2026 mendatang.

Pilkades PAW kali ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan kepala desa. Kontestasi tersebut juga menjadi pertaruhan kepercayaan masyarakat terhadap figur yang dinilai mampu melanjutkan pemerintahan, mengelola anggaran desa, serta menjawab berbagai persoalan pembangunan di tingkat desa.

Tujuh desa yang akan menggelar pemilihan tersebar di lima kecamatan, yakni Palas, Tanjung Sari, Kalianda, Rajabasa, Penengahan, dan Sragi.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan, Rudy Akbarta mengatakan, seluruh tahapan Pilkades PAW diharapkan berjalan sesuai ketentuan dan tetap menjaga kondusivitas masyarakat.

"Pilkades PAW serentak pada 11 November 2026 adalah momentum yang sangat berarti bagi kelanjutan pembangunan di ketujuh desa tersebut. Kami berharap seluruh tahapan berjalan tertib, aman, transparan, dan menghasilkan pemimpin yang amanah serta dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Rudy saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).

Peta persaingan menunjukkan dinamika berbeda di setiap desa. Di Desa Bangunan, Kecamatan Palas, dua kandidat akan bersaing, yakni Dewi Puji Wahyuni dan Dimas Roni Prasetyo Baskoro. Sementara di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, tiga nama masuk gelanggang, yakni Sarwadi, Koko Nugroho, dan Siswo Handoko.

Kedua desa tersebut akan memilih kepala desa untuk melanjutkan sisa masa jabatan hingga 2029.

Persaingan dengan masa jabatan lebih panjang terjadi di lima desa lainnya. Di Kecamatan Kalianda, Desa Tengkujuh menghadirkan duel Saiful Bahri melawan Khoidir. Sedangkan Desa Palembapang mempertemukan tiga kandidat, Aria Armiyuda, Yusrizal, dan Awanda Wahyudi.

Di Kecamatan Rajabasa, perebutan kursi kepala Desa Canti mempertemukan Syarifuddin dan Ibrahim. Sementara Desa Kelau, Kecamatan Penengahan, menghadirkan persaingan Kholil melawan M. Kasim.

Adapun di Kecamatan Sragi, Desa Margasari akan menjadi arena pertarungan Suherman dan Ardiansyah.

Kepala desa yang terpilih di lima desa tersebut akan melanjutkan masa jabatan hingga 2031.

Dengan total 16 kandidat, Pilkades PAW serentak ini menjadi ujian demokrasi di tingkat desa. Bukan hanya soal siapa yang unggul dalam perolehan suara, tetapi juga bagaimana para kandidat membangun kepercayaan dan menawarkan kepemimpinan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Masyarakat pun diharapkan tidak terjebak dalam politik uang, tekanan maupun persaingan yang memecah persaudaraan. Sebab, setelah pemilihan usai, seluruh kandidat dan pendukungnya tetap menjadi bagian dari masyarakat yang sama.

Kini, perhatian tertuju pada 11 November mendatang. Tujuh desa akan menentukan siapa yang layak memegang kendali pemerintahan dan meneruskan pembangunan hingga akhir masa jabatan.

 

Editor: Heri Fulistiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut