Pemilu 2029, Partai Rakyat Indonesia (PRI) Bidik 50 Kursi DPR RI, Lampung Ditarget 2 Kursi
BANDAR LAMPUNG, iNewsLamsel.id - Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai tancap gas menghadapi Pemilu 2029. Meski baru berusia satu tahun, PRI langsung memasang target besar dengan membidik 50 kursi DPR RI secara nasional.
Tak hanya di tingkat nasional, PRI juga memasang target dua kursi DPR RI dari Provinsi Lampung.
Target tersebut disampaikan Ketua Umum DPP PRI Muhammad Nazaruddin saat peringatan HUT ke-1 PRI di Bandar Lampung, Sabtu (8/8/2026).
“Untuk Pemilu 2029, target kita 50 kursi di DPR RI,” kata Nazaruddin.
Untuk mengejar target tersebut, PRI menggenjot konsolidasi organisasi. Nazaruddin mengklaim struktur kepengurusan PRI kini telah terbentuk di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
PRI juga menargetkan pembentukan 7.828 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh Indonesia hingga akhir 2026. Penguatan struktur hingga tingkat bawah dinilai penting untuk membangun mesin politik menghadapi Pemilu 2029.
Tak hanya mengandalkan struktur organisasi, PRI juga membidik kekuatan media sosial. Partai ini menargetkan keberadaannya dikenal oleh 90 persen masyarakat Indonesia sebelum Pemilu 2029.
“Kami menargetkan keberadaan PRI diketahui oleh 90 persen masyarakat Indonesia sebelum Pemilu 2029,” ujarnya.
Lampung Bidik Dua Kursi Senayan
Di Lampung, mesin politik PRI juga mulai dipanaskan. Ketua DPD PRI Lampung Andi Wawan Tohir Balaw mengatakan struktur kepengurusan telah terbentuk di 15 kabupaten/kota se-Lampung.
Konsolidasi kini diarahkan hingga tingkat kecamatan dan ranting.
“Bahkan ada yang sudah PAC-nya lengkap, sedang berusaha untuk ke ranting,” kata Andi.
Menurutnya, kelengkapan struktur hingga tingkat bawah menjadi modal penting untuk menghadapi pertarungan politik 2029.
Target dua kursi DPR RI dari Lampung pun menjadi tantangan tersendiri bagi PRI untuk membuktikan kekuatan mesin politiknya di Bumi Ruwa Jurai.
Di tengah persiapan menghadapi Pemilu 2029, PRI juga menyatakan dukungan terhadap sejumlah program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nazaruddin menilai MBG bukan sekadar program pemenuhan kebutuhan makanan bagi anak-anak, tetapi juga investasi sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Namun, dia mengakui pelaksanaan MBG masih membutuhkan sejumlah pembenahan.
“Kalau ada kekurangan-kekurangan, dilakukan perbaikan-perbaikan. Tujuannya untuk memberikan pelayanan yang prima, pelayanan yang terbaik untuk rakyat,” ungkapnya.
Dengan konsolidasi yang terus dikebut dan target besar 50 kursi DPR RI, PRI kini mulai menguji kekuatan politiknya menuju Pemilu 2029.
Editor : Heri Fulistiawan