PT San Xiong Steel Klarifikasi Kehadiran Security Outsourcing, Fokus Pengamanan Aset Perusahaan
LAMPUNG SELATAN - Polemik yang sempat mencuat di lingkungan pabrik PT San Xiong Steel Indonesia di Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak perusahaan. Isu yang menyebut adanya pengamanan khusus dari kelompok tertentu disebut tidak benar atau hoaks.
Kuasa hukum perusahaan, Aristoteles M.J. Siahaan, menegaskan bahwa kedatangan personel keamanan dari luar daerah Lampung murni untuk memperkuat pengamanan internal pabrik, khususnya guna mencegah maraknya pencurian material di area perusahaan.
Menurutnya, langkah tersebut diambil setelah perusahaan mengalami sejumlah kasus kehilangan besi dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan, aksi pencurian disebut terjadi secara terang-terangan pada siang hari saat aktivitas pabrik belum berjalan normal.

“Kedatangan mereka hanya untuk menjaga dan mengantisipasi pencurian di dalam pabrik, bukan untuk kepentingan lain. Jadi perlu kami luruskan, ini murni penggunaan jasa security outsourcing, dan untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak kita inginkan, security outsourcing tersebut sudah kita kembalikan kembali, " ujar Aristoteles saat memberikan keterangan.
Ia juga menepis kabar yang beredar bahwa keberadaan tenaga keamanan dari luar daerah berkaitan dengan konflik tenaga kerja ataupun pembongkaran tenda buruh. Pihak perusahaan menegaskan informasi tersebut tidak benar.
Penambahan personel keamanan dilakukan karena keterbatasan jumlah security internal. Oleh sebab itu, perusahaan menggunakan jasa outsourcing dari Jakarta sebagai langkah preventif guna melindungi aset perusahaan selama masa non operasional.
Selain itu, pihak kuasa hukum mengungkapkan bahwa perusahaan tengah bersiap untuk kembali menjalankan aktivitas produksi dalam waktu dekat. Penguatan sistem keamanan menjadi bagian dari persiapan agar operasional dapat berjalan kondusif tanpa gangguan pencurian maupun kerugian material.
Kehadiran security outsourcing ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan di dalam area pabrik sekaligus meminimalisasi potensi kerugian perusahaan sebelum aktivitas industri kembali berjalan penuh.
Sebelumnya, Ratusan buruh PT San Xiong Steel yang berlokasi di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, masih bertahan mendirikan tenda di depan gerbang perusahaan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait upah yang disebut belum dibayarkan selama berbulan-bulan.
Para pekerja mengaku aksi tersebut dilakukan secara damai sambil menunggu kepastian penyelesaian hak-hak mereka. Buruh berharap pihak perusahaan maupun pemerintah dapat segera memberikan solusi atas persoalan yang terjadi.
Editor : Heri Fulistiawan