KOTABUMI, iNewsLamsel.id - Upaya membersihkan institusi dari oknum anggota bermasalah terus digencarkan Polres Lampung Utara. Sabtu malam (20/6/2026), tim gabungan turun langsung menggelar razia mendadak di sejumlah tempat hiburan malam untuk memastikan tidak ada personel Polri yang terlibat pelanggaran disiplin maupun penyalahgunaan narkoba.
Operasi yang dipimpin Wakapolres Lampung Utara Kompol Yohanis tersebut melibatkan Si Propam, Satresnarkoba, Sat Samapta, Si Dokkes, hingga Polisi Militer (Pom) TNI. Kehadiran tim gabungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap anggota tidak hanya dilakukan di lingkungan kantor, tetapi juga menyasar aktivitas di luar jam dinas.
Satu per satu lokasi hiburan malam disisir petugas. Pengunjung diperiksa, identitas dicek, dan aktivitas di dalam lokasi diawasi secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya anggota Polri yang kedapatan berada di tempat hiburan tanpa kepentingan dinas atau terlibat aktivitas yang dapat mencoreng nama baik institusi.
Tak hanya menyasar personel, petugas juga memberikan peringatan kepada pengelola tempat hiburan agar ikut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak memberikan ruang bagi aktivitas yang melanggar hukum.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas Iptu Herawati menegaskan bahwa razia tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga integritas dan profesionalisme anggota.
“Pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan seluruh anggota mematuhi aturan, menjauhi narkoba, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Herawati.
Ia menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti melanggar disiplin maupun kode etik profesi. Setiap pelanggaran akan diproses sesuai aturan yang berlaku.
“Tidak ada toleransi bagi anggota yang melanggar. Tindakan tegas akan diberikan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Langkah razia ini menjadi bagian dari upaya Polres Lampung Utara menjaga marwah institusi di tengah tuntutan publik terhadap Polri yang semakin profesional dan berintegritas. Pesan yang ingin disampaikan jelas: siapa pun anggota yang mencoba bermain-main dengan pelanggaran disiplin, narkoba, atau tindakan yang merusak citra kepolisian, akan berhadapan dengan tindakan tegas.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Namun lebih dari sekadar razia, operasi ini menjadi peringatan keras bahwa pengawasan internal kini semakin ketat dan tidak memberi ruang bagi oknum yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Editor : Heri Fulistiawan
Artikel Terkait
