KOTABUMI, iNewsLamsel.id - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melakukan perubahan mendadak terhadap lokasi penyambutan jamaah haji Kloter JKG 15 yang dijadwalkan tiba pada Minggu (14/6/2026). Semula prosesi penyambutan akan dipusatkan di Islamic Center Kotabumi pada malam hari, namun kini dialihkan ke Markas Polres Lampung Utara pada siang hari.
Perubahan tersebut dilakukan setelah adanya penyesuaian jadwal kedatangan jamaah dari pemerintah pusat. Selain itu, pemerintah daerah juga mempertimbangkan potensi kepadatan lalu lintas yang diperkirakan terjadi bersamaan dengan pelaksanaan pawai budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Lampung Utara.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Lampung Utara, Destri Emilda, mengatakan informasi perubahan jadwal diterima dalam waktu yang relatif singkat sehingga seluruh panitia harus melakukan penyesuaian cepat.
“Awalnya jamaah dijadwalkan tiba pada malam hari dan penyambutan dipusatkan di Islamic Center. Namun ada perubahan dari pusat sehingga kedatangan menjadi siang hari. Pada waktu yang sama berlangsung pawai budaya HUT Lampung Utara yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Karena itu diputuskan penyambutan dipindahkan ke Mapolres Lampung Utara,” kata Destri saat meninjau lokasi penyambutan, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, perubahan tersebut sempat membuat panitia bekerja ekstra karena seluruh skema penyambutan sebelumnya telah disusun berdasarkan jadwal lama. Meski demikian, melalui koordinasi lintas instansi, seluruh proses penyambutan dan penjemputan akhirnya dipusatkan di kompleks Mapolres Lampung Utara.
“Perubahannya cukup mendadak, tetapi alhamdulillah bisa kami atasi. Solusinya, seluruh proses penyambutan dan penjemputan dipusatkan di Mapolres agar tidak terganggu oleh kegiatan lain yang berlangsung pada hari yang sama,” ujarnya.
Pemerintah daerah memperkirakan rombongan jamaah haji tiba di Lampung Utara antara pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, dijadwalkan hadir untuk menyambut langsung kepulangan para tamu Allah tersebut.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lampung Utara, Feryza Agung, memastikan seluruh persiapan pemulangan jamaah telah dilakukan, termasuk penyediaan armada dan sistem pengamanan perjalanan.
Sebanyak 10 unit bus dan satu unit bus cadangan disiapkan untuk mengangkut jamaah dari Bandar Lampung menuju Lampung Utara. Selain itu, panitia juga menyiapkan 10 petugas pengawal bus, dua petugas pengawal truk logistik, satu unit mobil operasional, serta satu unit ambulans guna mengantisipasi keadaan darurat.
Feryza menjelaskan, jumlah jamaah yang akan dipulangkan dalam Kloter JKG 15 sebanyak 393 orang, terdiri dari 183 jamaah laki-laki dan 210 jamaah perempuan, termasuk seorang petugas haji daerah.
Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan total jamaah yang diberangkatkan pada awal musim haji sebanyak 398 orang. Satu calon jamaah batal berangkat setelah tiba di Asrama Haji Rajabasa karena dinyatakan tidak layak terbang akibat kondisi kesehatan.
Selain itu, tiga jamaah asal Lampung Utara meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Makkah. Sementara seorang jamaah lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi sehingga belum dapat kembali bersama rombongan.
“Kami berharap seluruh proses pemulangan berjalan lancar dan jamaah tiba dengan selamat hingga kembali berkumpul bersama keluarga,” kata Feryza.
Kepulangan ratusan jamaah haji ini menjadi momen penuh haru yang telah lama dinantikan keluarga. Meski terjadi perubahan mendadak lokasi penyambutan, pemerintah daerah memastikan seluruh rangkaian pemulangan tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.
Editor : Heri Fulistiawan
Artikel Terkait
