Progres Rehabilitasi Air Baku Way Andeng 71 Persen, Kontraktor Optimistis Rampung Tepat Waktu
LAMPUNG SELATAN, iNewsLamsel.id - Rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Baku Way Andeng di kawasan strategis pariwisata Bakauheni Harbour City, Kabupaten Lampung Selatan, terus dikebut. Proyek senilai Rp25,57 miliar yang dibiayai APBN Tahun Anggaran 2026 itu kini mencatat progres fisik 71 persen.
Di tengah percepatan pekerjaan, kontraktor pelaksana menyatakan optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal. Namun, capaian progres tersebut tetap menjadi perhatian, mengingat infrastruktur air baku memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan kawasan pariwisata yang terus dikembangkan.
Proyek yang dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung di bawah Kementerian Pekerjaan Umum itu resmi dimulai pada 12 Juni 2026, berdasarkan kontrak nomor PS0102/T/Bbws2.d4/2026/103.
PT Rah Rah Red Wana Bhakti dipercaya sebagai kontraktor pelaksana, sedangkan pengawasan pekerjaan dilakukan oleh konsultan Gunung KSO Mitra. Masa pelaksanaan proyek ditetapkan selama 203 hari kalender.
Direktur PT Rah Rah Red Wana Bhakti, Novri, menyatakan keyakinannya bahwa pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.
Saat ditanya mengenai kepastian penyelesaian proyek, Novri menjawab singkat, “Yakin aja.”
Pernyataan itu menjadi penegasan optimisme kontraktor di tengah pekerjaan yang masih berlangsung. Meski demikian, percepatan di lapangan tetap menjadi faktor penting untuk memastikan target penyelesaian tidak meleset dari jadwal yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data progres yang disampaikan, realisasi fisik pekerjaan telah mencapai 71 persen. Sementara itu, target debit air sebesar 20 liter per detik dilaporkan telah tercapai sesuai rencana.
Capaian debit tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam rehabilitasi sistem air baku. Sebab, keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian konstruksi, tetapi juga oleh kemampuan sistem menyediakan pasokan air sesuai kapasitas yang direncanakan.
BBWS Mesuji Sekampung melalui akun Instagram resminya, @pu_sda_mesuji.sekampung, menegaskan pentingnya infrastruktur air baku yang andal untuk mendukung pembangunan kawasan pariwisata berkelanjutan.
Rehabilitasi ini ditujukan untuk mengoptimalkan fungsi sistem penyediaan air baku agar lebih andal dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan mendasar bagi pengembangan Bakauheni Harbour City. Selain menopang aktivitas pariwisata, infrastruktur tersebut diharapkan turut mendukung kegiatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.
Dengan progres fisik yang telah mencapai 71 persen, perhatian berikutnya tertuju pada konsistensi percepatan pekerjaan hingga seluruh tahapan selesai. Optimisme kontraktor kini perlu dibuktikan melalui penyelesaian proyek sesuai jadwal, dengan hasil pekerjaan yang memenuhi standar kualitas dan target layanan air baku yang telah ditetapkan.
Editor: Heri Fulistiawan