Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Ketapang, Lampung Selatan, Dua Rekannya Masih Buron
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Perang Sarung di Bulan Ramadhan, Anggota Polsek Penengahan Gencar Lakukan Patroli

Minggu, 26 Maret 2023 | 14:10 WIB
  • author Heri Fulistiawan
Antisipasi Perang Sarung di Bulan Ramadhan, Anggota Polsek Penengahan Gencar Lakukan Patroli
Anggota Polsek Penengahan Gencar Lakukan Patroli antisipasi perang sarung di bulan Ramadhan.(Foto: Heri/iNews.id)

LAMPUNG SELATAN, iNewsLamsel.id - Antisipasi kenakalan remaja seperti perang sarung dan bermain petasan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat di bulan suci Ramadhan, anggota Polsek Penengahan Lampung Selatan gencar meningkatkan patroli malam.

Kapolsek Penengahan Iptu Gobel mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan, akhir-akhir ini banyak ditemukan kasus perang sarung yang dilakukan oleh sekelompok remaja. Peristiwa tersebut menjadi perhatian banyak pihak khususnya di wilayah hukum Polsek Penengahan.

Hal ini lantaran aksi tersebut telah mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Bahkan, cenderung dapat menimbulkan terjadinya tindak pidana, di antaranya tawuran dan tindak kekerasan lainnya.

"Perang sarung ini kalau dibiarkan akan menjadi sebuah kebiasaan yang sangat tidak baik. Maka dari itu kami pihak polsek Penengahan gencar melakukan patroli kenakalan remaja selama bulan Ramadhan. Ini sangat disayangkan, hal seperti ini seharusnya tidak boleh ditiru dan di praktikkan oleh para remaja karena dapat menimbulkan atau menjadi potensi kerawanan yang lebih besar terhadap gangguan kamtibmas, "Ungkap Iptu Gobel, Minggu(26/3/23).

Ia melanjutkan, pihaknya melakukan patroli ke daerah titik rawan di wilayah Bakauheni, Lampung selatan.

"Kami lakukan pemeriksaan terhadap pemuda yang berkumpul dipinggir jalan untuk memberi himbauan antisipasi kenakalan remaja khususnya perang sarung dan petasan yang menyebabkan keresahan masyarakat pada saat bulan suci Ramadhan. Hendaknya bulan Ramadan digunakan sebagai media untuk memperbanyak ibadah dan melakukan hal yang baik. Bukan malah melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu ibadah, seperti perang sarung dan petasan, "Imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengawasi pergaulan anak-anak.

"Arahkan anak-anaknya khususnya yang sudah beranjak remaja untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang bermanfaat, "tutupnya.

Editor: Heri Fulistiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut