Selamatkan Gajah Sumatera, Pemerintah Luncurkan Semangat "TNWK Adalah Kita"

Heri Fulistiawan
Deputi Bidang Dukungan Program Strategis Presiden Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara RI, Marsda TNI Dedi Saprudin Samsudin, saat melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Way Kambas. Foto: Ist

LAMPUNG TIMUR, iNewsLamsel.id -Pemerintah mengusung paradigma baru dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Melalui slogan "TNWK Adalah Kita", kawasan konservasi yang menjadi rumah bagi Gajah Sumatra itu kini didorong menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, bukan hanya pengelola taman nasional.

Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Dukungan Program Strategis Presiden Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara RI, Marsda TNI Dedi Saprudin Samsudin, saat melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Way Kambas. Ia didampingi Ketua Tim Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra Brigjen TNI Sriyanto serta Kepala Balai TNWK MHD Zaidi.

Dalam diskusi strategis di Aula Balai TNWK, berbagai langkah penguatan mitigasi konflik antara Gajah Sumatra dan masyarakat menjadi fokus pembahasan. Pemerintah menilai upaya konservasi harus dibangun melalui kolaborasi lintas sektor agar perlindungan satwa liar berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat sekitar kawasan.

Menurut Dedi, slogan "TNWK Adalah Kita" bukan sekadar kalimat motivasi, melainkan perubahan cara pandang bahwa masyarakat yang hidup di sekitar Way Kambas adalah bagian penting dari ekosistem konservasi. Karena itu, keberhasilan menjaga kawasan tidak mungkin hanya mengandalkan Balai TNWK, tetapi membutuhkan dukungan TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga komunitas lokal.

Pendekatan kolaboratif itu diharapkan mampu menciptakan kehidupan yang harmonis antara manusia dan Gajah Sumatra melalui penguatan program mitigasi konflik satwa liar. Dengan demikian, aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung tanpa mengorbankan habitat maupun kelestarian satwa yang dilindungi.

Dedi menegaskan, menjaga Way Kambas merupakan investasi bagi masa depan. Menurutnya, seluruh pihak memiliki tanggung jawab memastikan kawasan konservasi tetap lestari agar generasi mendatang masih dapat menyaksikan Gajah Sumatra hidup bebas di habitat alaminya.

Selain menyoroti aspek konservasi, Dedi juga mengingatkan pentingnya tata kelola pembangunan di kawasan TNWK. Ia meminta seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi, disertai pengawasan yang ketat, transparan, dan akuntabel agar setiap program memberikan manfaat nyata bagi kelestarian kawasan.

Melalui semangat "TNWK Adalah Kita", pemerintah berharap Taman Nasional Way Kambas semakin kokoh sebagai benteng terakhir pelestarian Gajah Sumatra sekaligus menjadi simbol kolaborasi nasional dalam menjaga warisan alam Indonesia untuk generasi yang akan datang.

Editor : Heri Fulistiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network