get app
inews
Aa Text
Read Next : Setelah 9 Tahun Vakum, MTQ Lampung Utara Akhirnya Kembali Digelar

Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Lampung Utara, Tampung 270 Siswa dari Keluarga Miskin

Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:51 WIB
header img
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, Imam Hanafi. Foto: Ist

KOTABUMI, iNewsLamsel.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat, program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada Oktober 2026 dan sekolah siap menerima siswa angkatan pertama pada tahun ajaran 2027.

Kepala Dinas Sosial Lampung Utara, Imam Hanafi, mengatakan proses administrasi terus dipercepat setelah Kemensos menyerahkan rekomendasi survei lanjutan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III kepada Pemkab Lampung Utara.

"Targetnya pembangunan fisik dimulai pada periode Oktober hingga Desember 2026. Jika berjalan sesuai jadwal, tahun ajaran 2027 Sekolah Rakyat sudah mulai difungsikan untuk menerima siswa angkatan pertama," ujar Imam, Jumat (3/7/2026).

Sekolah Rakyat akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 6,3 hektare di Desa Blambangan, Kecamatan Blambangan Pagar. Kawasan pendidikan ini dirancang sebagai sekolah terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan konsep berasrama.

Beragam fasilitas akan disiapkan, mulai dari 18 ruang kelas SD, sembilan ruang kelas SMP, sembilan ruang kelas SMA, asrama siswa, masjid, gedung olahraga, lapangan sepak bola, ruang terbuka hijau, hingga area bermain.

Pada tahap awal, sekolah akan menampung 270 siswa dari keluarga kurang mampu. Peserta didik diprioritaskan berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kapasitas sekolah nantinya akan ditingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan.

Menurut Imam, kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak prasejahtera, tetapi juga diyakini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Ini bukan hanya membuka kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga miskin, tetapi juga akan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Nantinya akan ada kebutuhan guru, tenaga kependidikan hingga tenaga pendukung lainnya yang tentu membuka lapangan pekerjaan baru," katanya.

Ia menegaskan, pembangunan fisik sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, sementara Pemkab Lampung Utara melalui Dinas Sosial bertugas melakukan koordinasi, monitoring, serta memfasilitasi kebutuhan selama proses pembangunan berlangsung.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico menyerahkan rekomendasi survei lanjutan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III kepada Sekretaris Daerah Lampung Utara Intji Indriati yang mewakili Bupati Hamartoni Ahadis di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga telah menuntaskan seluruh dokumen readiness criteria, termasuk legalitas lahan. Sertifikat lahan telah diserahkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung Utara kepada Bupati Hamartoni Ahadis, kemudian dipinjam-pakaikan kepada Kemensos sebagai lokasi pembangunan.

Bupati Hamartoni Ahadis menegaskan, rampungnya legalitas lahan menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program nasional tersebut.

"Legalitas lahan yang telah selesai merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendukung Program Sekolah Rakyat. Kami berharap pembangunan berjalan sesuai jadwal sehingga masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, segera memperoleh akses pendidikan yang lebih baik," ujarnya.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi tonggak pemerataan pendidikan di Lampung Utara, sekaligus mencetak sumber daya manusia yang lebih berkualitas melalui pendidikan gratis, layak, dan berasrama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Editor : Heri Fulistiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut