get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Lampung Utara Jemput Bola ke Kemensos, Kejar Program Sekolah Rakyat dan Bantuan Sosial

Sekolah Rakyat Lampung Timur Dikebut, Siap Buka Pintu Bagi 270 Siswa

Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:03 WIB
header img
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah saat mendampingi Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di kabupaten setempat. (Foto: Heri/iNews.id)

LAMPUNG TIMUR, iNewsLamsel.id - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bersama Kementerian Sosial terus mempercepat pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di kawasan Islamic Center Sukadana. Proyek pendidikan yang digagas untuk membuka akses belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu itu ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai pada 14 Juli 2026.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, meninjau langsung progres pembangunan pada Kamis (11/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah.

Menurut Agus Jabo, pembangunan gedung saat ini telah mencapai sekitar 78 persen. Pemerintah pusat dan daerah optimistis seluruh pekerjaan yang tersisa dapat diselesaikan sebelum akhir Juni melalui percepatan pengerjaan dan penambahan tenaga kerja.

“Kami mengecek secara langsung sejauh mana proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Pada 14 Juli nanti tahun ajaran baru dimulai dan kita harus siap menerima siswa,” ujar Agus Jabo di lokasi pembangunan.

Ia menegaskan, koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terus dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung pendidikan dapat berfungsi maksimal saat sekolah mulai beroperasi.

Sementara itu, Bupati Ela Siti Nuryamah menjelaskan bahwa pada tahap awal Sekolah Rakyat akan menampung sebanyak 270 siswa yang terbagi dalam tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA. Masing-masing jenjang akan menerima 90 siswa yang dibagi ke dalam tiga rombongan belajar.

“Untuk SD, SMP, dan SMA masing-masing kuotanya 90 siswa. Selain itu, saat ini sudah ada 64 siswa yang belajar di Sekolah Rakyat rintisan,” jelas Ela.

Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut disebut sangat tinggi. Jumlah pendaftar yang mengikuti asesmen bahkan melampaui kuota yang tersedia. Kondisi ini mendorong Kementerian Sosial menyiapkan skema tambahan agar lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh kesempatan belajar.

Keberadaan Sekolah Rakyat di Lampung Timur juga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat karena dinilai menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan.

Agus Jabo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang telah menyediakan lahan strategis untuk pembangunan sekolah tersebut. Menurutnya, langkah itu sejalan dengan visi pemerintah untuk menghadirkan minimal satu Sekolah Rakyat di setiap daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Lampung Timur yang telah menyediakan lahan. Ini merupakan langkah awal agar setiap daerah memiliki minimal satu Sekolah Rakyat,” katanya.

Ela menegaskan, seluruh pihak terus bekerja keras agar pembangunan selesai tepat waktu dan dapat langsung dimanfaatkan oleh para siswa pada tahun ajaran baru mendatang.

“Ini adalah wujud sinergi pusat dan daerah agar Sekolah Rakyat benar-benar menjadi harapan baru bagi anak-anak di Lampung Timur,” tegasnya.

Dengan progres pembangunan yang terus dikebut dan tingginya minat masyarakat, Sekolah Rakyat di Sukadana diharapkan menjadi simbol hadirnya pendidikan yang lebih inklusif sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi ratusan anak dari keluarga kurang mampu di Lampung Timur.

Editor : Heri Fulistiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut