Seleksi Tuntas, 12 Atlet Tenis Meja Wartawan Lampung Disiapkan Bidik Emas Porwanas 2027 Bandarlampun
BANDAR LAMPUNG, iNewsLamsel.id - SIWO PWI Lampung resmi menetapkan 12 atlet tenis meja terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Para atlet terpilih merupakan hasil seleksi ketat yang digelar di GOR Tenis Meja Indoor Pahoman, Bandarlampung, Senin (27/7/2026).
Seleksi berlangsung menggunakan sistem tiga babak dengan penentuan peserta berdasarkan peringkat tertinggi. Hasilnya, enam atlet putra dan enam atlet putri dinyatakan lolos untuk memperkuat kontingen Lampung pada ajang olahraga wartawan tingkat nasional tersebut.
Di sektor putra, atlet yang berhasil mengamankan tempat yakni Sudugaon Sinaga, Heri Kodri, Darwin Bahuga, Dika, Edo Agustinian, dan Najib Tamami. Sementara sektor putri diperkuat Indisari, Elvi Susanti, Rosbianah, Dona, Rosmini, dan Sti Rosnilawati.
Manajer Tim Tenis Meja Porwanas Lampung, Tubagus Rifat, mengatakan fokus tim kini beralih pada penyelesaian tahapan seleksi cabang olahraga lainnya sebelum memasuki program pemusatan latihan (training center/TC) guna meningkatkan kemampuan atlet.
Menurutnya, dukungan yang diberikan H. Faisol Djausal menjadi suntikan motivasi bagi seluruh atlet dan tim pelatih dalam mengejar target prestasi di Porwanas 2027.
"Kehadiran dan kepedulian Ayah Faisol Djausal membakar semangat kami semua. Ini menjadi amunisi moral yang sangat berharga bagi tim," ujar Tubagus Rifat.
Sementara itu, Ketua Harian Porwanas Lampung, Supriyadi Alfian, menilai hasil seleksi memperlihatkan potensi besar atlet Lampung, khususnya di sektor putra.
"Dari hasil seleksi tadi kami melihat potensi atlet cukup baik, terutama di sektor putra. Power sudah bagus, sedangkan teknik masih bisa terus diasah melalui latihan beberapa bulan ke depan," katanya.
Ia menjelaskan, cabang olahraga tenis meja pada Porwanas 2027 akan memperebutkan tujuh medali emas, terdiri dari empat nomor putra dan tiga nomor putri.
Nomor putra meliputi tunggal usia 27 tahun, tunggal usia 40 tahun, ganda, dan beregu dengan total usia 200 tahun. Sedangkan nomor putri mempertandingkan tunggal usia 35 tahun, tunggal usia 50 tahun, serta ganda.
Supriyadi juga mengapresiasi kehadiran H. Faisol Djausal yang memberikan dukungan langsung kepada para atlet selama proses seleksi.
"Kehadiran beliau memberikan semangat tersendiri. Atlet menjadi lebih percaya diri karena merasa mendapat dukungan penuh dari manajemen dan berbagai pihak," tuturnya.
Dengan rampungnya seleksi, tim tenis meja wartawan Lampung kini bersiap menjalani program latihan intensif demi meningkatkan teknik, kekompakan, dan daya saing. Targetnya jelas, membawa pulang medali emas sekaligus mengharumkan nama Lampung pada Porwanas 2027.
Editor: Heri Fulistiawan