Kecewa Hanya Ditemui 2 Anggota DPRD Lamsel, PMII Lamsel Ancam Bawa Massa Lebih Besar Lagi

Heri Fulistiawan
.
Jum'at, 23 September 2022 | 06:13 WIB
Ketua PMII Lampung Selatan, Muhammad Yusuf Kurniawan saat diwawancarai awak media usai melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM di depan kantor DPRD Lamsel.(Foto: Heri/ iNews.id)

LAMPUNG SELATAN, iNewsLamsel.id -Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengungkapkan kekecewaan terhadap Anggota DPRD setempat, usai menggelar aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Gerakan mahasiswa PC PMII Lampung Selatan yang pertama, mengapresiasi Bapak anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan yang telah menemui kita. Tetapi dalam hal ini, bukan berarti kita puas kita masih coba akan terus mengkonsolidasikan gerakan-gerakan yang dalam hal ini menambah eskalasi massa yang lebih besar," tegas Ketua PC PMII Lampung Selatan, Muhammad Yusuf Kurniawan di depan gerbang kantor DPRD Lamsel, Kamis (22/9/2022).

Kekecawaan puluhan massa PC PMII Lamsel cukup beralasan, karena setelah sempat aksi dorong-dorongan dengan petugas di depan gerbang yang mengahalangi mereka memasuki area kantor DPRD. Mereka hanya ditemui oleh dua Anggota DPRD Lamsel, yakni Andi Aprianto dan Jenggis Khan Haikal.

"Dari 50 anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, hanya dua yang menemui massa aksi pada sore hari ini. Ada pak Andi Aprianto dan pak Jenggis Khan Haikal. Artinya, dari 50 (Anggota DPRD) belum ada dua pertiganya yang bisa menemui massa aksi yang menyuarakan terkait penolakan kenaikan BBM bersubsidi tersebut," ujar Yusuf.

Disoal kelanjutan aksi demonstrasi apakah hanya akan terhenti hari ini saja, Muhammad Yusuf Kurniawan seraya berjanji akan melakukan konsolidasi dengan elemen lainnya untuk kembali berdemonstrasi.

"Menunggu dan sembari mengkonsolidasikan lagi dengan teman-teman gerakan, teman-teman elemen mahasiswa ataupun masyarakat yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Agar bisa bersama-sama bergerak, dalam hal ini mengutarakan aspirasi terkait harga BBM bersubsidi," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Lamsel asal Fraksi PKS, Andi Aprianto yang mau menemui massa aksi PC PMII mendukung aksi penolakan kenaikan BBM oleh para mahasiswa. "Kami selaku wakil rakyat juga telah menyuarakan hal ini, bahkan dalam gerakan politik kami di tingkat DPR RI kita telah walk out dalam Paripurna DPR RI untuk menolak kenaikan BBM subsidi," singkatnya.

Andi Aprianto bersama Jenggis Khan Haikal usai menemui massa aksi, kemudian menandatangani surat dukungan penolakan kenaikan BBM bersubsidi yang disodorkan oleh PC PMII Lamsel. Sebelum akhirnya membubarkan diri, massa aksi dari PC PMII Lamsel menyempatkan membersihkan sampah bekas gelas air mineral agar tak berserakan di jalan.

Editor : Heri Fulistiawan
Bagikan Artikel Ini