get app
inews
Aa Text
Read Next : HMI Lampung Selatan Gelar Aksi Bersihkan Aset Negara Eks Kolonial 1883

Satu Tahun Kepemimpinan Egi-Syaiful! Mahasiswa Lampung Selatan Gelar Aksi Besok

Minggu, 22 Februari 2026 | 05:11 WIB
header img
Mahasiswa Cipayung plus dan BEM Se-Lampung Selatan (Foto: iNews.id).

LAMPUNG SELATAN, iNewsLamsel.id – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan akan menggelar demonstrasi pada Senin (23/2/2026). Demo digelar sebagai bentuk evaluasi terhadap satu tahun kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar yang dilantik pada 20 Februari 2025.

Rencana aksi ini tidak datang secara tiba-tiba. Pada Sabtu (21/2/2026), aliansi tersebut telah menggelar Konsolidasi Akbar bertajuk "Evaluasi 1 Tahun Pitu Vista Bupati Lampung Selatan" di Lapangan Cipta Karya. 

Acara yang diikuti oleh mahasiswa dari HMI, PMII, IMM, Dema STAI, dan BEM UMK bertujuan untuk menyatukan pandangan dan memastikan bahwa gerakan ini lahir dari kesadaran bersama masyarakat.

Koordinator lapangan aksi, Evan, menjelaskan bahwa gerakan ini tumbuh dari kekhawatiran mahasiswa terhadap sejumlah persoalan daerah yang belum mendapatkan solusi konkret. 

"Aksi ini tidak ditunggangi kelompok tertentu ataupun organisasi yang mengatasnamakan organisasi kepemudaan, melainkan lahir dari kesadaran bahwa kondisi yang ada tidak sesuai dengan realita hari ini di Kabupaten Lampung Selatan melalui program Pitu Vista yang digagas Bupati," ujarnya.

Menurut Evan, evaluasi mendasar diperlukan terhadap berbagai aspek kepemimpinan, mulai dari kebijakan pembangunan, tata kelola anggaran, transparansi pemerintahan, hingga komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat lokal.

Aliansi Cipayung Plus dan BEM se-Lampung Selatan menegaskan bahwa aksi yang akan berlangsung di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan akan dilaksanakan secara damai, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Tindakan ini diposisikan sebagai bagian dari kontrol sosial yang dilakukan oleh kaum muda untuk mengawal jalannya pemerintahan.

"Gerakan ini bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bagian dari komitmen moral kaum intelektual muda dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai prinsip keadilan, transparansi, dan keberpihakan pada rakyat. Kami berharap Bupati dan Wakil Bupati dapat merespons aspirasi ini dengan serius," tegas Evan.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa akan mengangkat tujuh poin tuntutan utama:

1. Menjalankan pemerintahan yang inklusif dan transparan

2. Menguatkan sumber daya manusia melalui pendidikan formal maupun non-formal serta penyediaan beasiswa penuh bagi putra daerah untuk jenjang S1, S2, dan S3

3. Memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi Tenaga Kerja Lokal (TKL) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan

4. Mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang mewajibkan setiap perusahaan yang berdiri di wilayah Lampung Selatan untuk menyerap minimal 80% tenaga kerja lokal

5. Melakukan perbaikan struktur pemerintahan agar lebih efisien dan meningkatkan pelayanan publik

6. Menyelenggarakan pemerataan infrastruktur yang berkeadilan di seluruh wilayah serta program rumah layak huni dengan kepastian hukum

7. Memberantas pungutan liar di internal pemerintahan Lampung Selatan terkait proses perizinan dan layanan di instansi lainnya

 

Aksi yang direncanakan besok diharapkan menjadi momentum refleksi bagi Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola dan merespons aspirasi masyarakat secara lebih progresif dan partisipatif.

Evan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas serta mengedepankan dialog sebagai solusi bersama demi kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

Editor : Heri Fulistiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut