Syaifulloh juga meminta masyarakat, komite sekolah, hingga para tenaga pendidik ikut mengawasi proses pembangunan. Pengawasan bersama dinilai penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, selesai tepat waktu, dan menghasilkan bangunan yang berkualitas.
Menurutnya, keberhasilan program tidak berhenti ketika pembangunan selesai. Fasilitas yang telah diperbaiki juga harus dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Revitalisasi 123 satuan pendidikan ini menjadi salah satu langkah Pemkab Lampung Selatan dalam memperkuat fondasi pendidikan daerah. Sebab, fasilitas belajar yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Sinergi antara kebijakan Bupati Egi dan eksekusi Dinas Pendidikan di lapangan diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar pembangunan fisik.
Dengan sekolah yang lebih layak, aman, dan nyaman, pemerintah daerah berharap anak-anak Lampung Selatan memiliki ruang belajar yang semakin baik untuk menyiapkan diri menjadi generasi penerus daerah.
Editor : Heri Fulistiawan
Artikel Terkait
