“Saya minta perusahaan segera bertanggung jawab dan memperbaiki filter cerobong. Jangan tunggu masyarakat bertindak sendiri,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan disebut telah mengetahui persoalan tersebut. Dinas Lingkungan Hidup setempat dikabarkan segera turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek dugaan pencemaran dan memastikan tingkat dampaknya terhadap lingkungan maupun kesehatan warga.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius masyarakat, mengingat dugaan dampaknya tidak lagi sebatas gangguan kulit, tetapi telah merambah ke gangguan pernapasan yang berpotensi mengancam keselamatan warga, khususnya anak-anak.
Editor : Heri Fulistiawan
