Resmi Pimpin Itera, Elfahmi Bidik Kampus Kelas Dunia Lewat SDM Unggul dan Riset Inovatif
BANDAR LAMPUNG, iNewsLamsel.id - Kepemimpinan di Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi berganti. Elfahmi dilantik sebagai Rektor Itera periode 2026–2030, menggantikan I Nyoman Pugeg Aryantha. Dengan membawa visi besar, Guru Besar Farmasi itu menargetkan Itera menjadi kampus berkelas dunia melalui penguatan kualitas pendidikan, riset inovatif, dan pengembangan sumber daya manusia.
Prosesi serah terima jabatan berlangsung pada Rabu (1/7/2026). Dalam kepemimpinannya, Elfahmi menegaskan akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun para rektor terdahulu sekaligus membawa Itera memasuki fase baru yang lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, perjalanan Itera hingga menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang berkembang pesat merupakan hasil estafet kepemimpinan. Rektor pertama, Ofyar Z. Tamin, membangun fondasi infrastruktur kampus. Kepemimpinan berikutnya di bawah Mitra Jamal memperkuat tata kelola dan akademik, sementara I Nyoman Pugeg Aryantha mendorong penguatan riset serta pengembangan institusi.
Kini, dengan latar belakang sebagai Guru Besar Farmasi dan peneliti di Institut Teknologi Bandung (ITB), Elfahmi ingin memperkuat inovasi, hilirisasi hasil riset, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia akademik.
"Saya ingin meneruskan pencapaian tersebut agar Itera semakin unggul di tingkat nasional hingga menjadi kampus berkelas dunia, " ujar Elfahmi.
Salah satu program prioritasnya adalah meningkatkan kualitas dosen. Saat ini sekitar 200 dosen Itera telah bergelar magister. Ke depan, ia menargetkan sekitar 600 dosen melanjutkan studi hingga jenjang doktor.
"Kita akan carikan tempat untuk sekolah. Harapannya nanti hampir seluruh dosen memiliki pendidikan doktor sehingga kualitas akademik kampus semakin meningkat, " katanya
Elfahmi juga menaruh perhatian besar pada pengembangan riset yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, potensi sumber daya alam Lampung di sektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan merupakan peluang besar untuk melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat.
Di bidang pendidikan, ia berkomitmen menjaga kualitas lulusan. Berdasarkan data yang diterimanya, sekitar 78 persen alumni Itera telah bekerja sesuai bidang keilmuan masing-masing. Capaian tersebut akan diperkuat melalui penyempurnaan kurikulum dan peningkatan mutu proses pembelajaran.
"Target akhirnya adalah melahirkan mahasiswa yang kreatif, berpartisipasi, memiliki riset unggulan, serta siap bersaing di dunia kerja, " tegas mantan Direktur Riset dan Inovasi ITB tersebut.
Meski fokus pada penguatan akademik dan riset, pembangunan infrastruktur kampus tetap akan dilanjutkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan institusi.
Sementara itu, Rektor Itera periode 2022–2026, I Nyoman Pugeg Aryantha, mengajak seluruh sivitas akademika memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan baru. Menurutnya, hasil pemilihan rektor harus menjadi momentum mempererat kebersamaan demi mewujudkan Itera sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan motor pembangunan Sumatra.
"Mari kita dukung bersama. Ini adalah modal kita membangun Sumatera dan Indonesia, " ujar Nyoman.
Editor : Heri Fulistiawan