get app
inews
Aa Text
Read Next : Mahasiswa Universitas Negeri di Bandar Lampung Nyambi Jadi Spesialis Curanmor, 5 Kali Sukses Beraksi

Air Mata di Tengah Dentuman Musik, HS dan Slank Serahkan Rp500 Juta untuk Korban Bencana Sumatra

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:36 WIB
header img
Di hadapan puluhan ribu Slankers, perusahaan rokok HS bersama grup band legendaris Slank menyerahkan donasi kemanusiaan senilai Rp500 juta untuk korban banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan wilayah Sumatra.(Foto: istimewa)

BANDAR LAMPUNGHujan deras yang mengguyur PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu malam (17/1/2026), tak mampu meredam getaran solidaritas. Di hadapan puluhan ribu Slankers, perusahaan rokok HS bersama grup band legendaris Slank menyerahkan donasi kemanusiaan senilai Rp500 juta untuk korban banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan wilayah Sumatra.

Penyerahan donasi dilakukan di tengah konser megah Slank x HS: Berani Kita Beda, sebuah panggung yang malam itu tak hanya dipenuhi dentuman musik, tetapi juga kepedulian dan empati untuk saudara sebangsa yang tertimpa bencana.

Dana ratusan juta rupiah tersebut merupakan hasil penggalangan dari konser ulang tahun Slank di Bali pada pertengahan Desember lalu. Tak hanya dari keuntungan konser, solidaritas itu juga datang dari lelang barang pribadi personel Slank—vespa kesayangan milik Kaka Slank yang terjual seharga Rp110 juta, serta bass milik Ivanka Slank yang laku Rp50 juta. Kedua barang ikonik tersebut dimenangkan oleh Didik Ariyanto.

Di atas panggung, drummer Slank, Bimbim, menyampaikan langsung pesan kemanusiaan di hadapan lautan manusia.

“Teman-teman, hari ini kita mau memberikan donasi yang kita kumpulin waktu Ultah Slank di Bali dan hasil lelang vespa Kaka serta bass Ivanka. Total Rp500 juta akan kita donasikan untuk saudara kita yang terkena bencana di Aceh dan Sumatra,” ujar Bimbim, disambut sorak haru penonton.

“Semoga berkah dan bermanfaat untuk teman-teman Aceh, Sumut, dan Sumbar,” tambah pria bernama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi itu.

Donasi tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan HS sekaligus CEO Surya Group, Muhammad Suryo, kepada Distributor HS Sumatra, Danang Setia, untuk selanjutnya disalurkan kepada para korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Penyerahan ini disaksikan langsung oleh puluhan ribu Slankers yang memadati lokasi konser.

“Kami semua turut berduka atas banyaknya korban bencana di Aceh. Semoga Aceh dan Sumatra segera bangkit dan tersenyum lagi,” ucap Muhammad Suryo dengan nada penuh empati.

Sementara itu, konser Hey Slank x HS Berani Kita Beda berlangsung spektakuler. Acara dibuka oleh penampilan Shaggydog, Andika Kangen Band, Mahalara, Bang Taun, dan Threesixty, sebelum akhirnya Slank naik panggung sekitar pukul 22.00 WIB dengan membawakan 18 lagu.

Meski hujan mengguyur tanpa ampun, ribuan Slankers tetap bertahan. Sorak semakin menggema saat Kaka Slank muncul ke panggung menaiki vespa, simbol dari solidaritas yang sebelumnya dilelang demi kemanusiaan. Dentuman drum Bimbim, alunan gitar Ridho dan Abdee, serta bass Ivanka langsung membelah malam lewat lagu “I Miss U But I Hate You.”

“Lampung apa kabar? Semua happy? Sudah lama Slank nggak main ke Lampung. Hari ini Slank bisa main lagi ke Lampung karena HS. Terima kasih HS, terima kasih Lampung!” teriak Kaka dari atas panggung.

Hingga tengah malam, lagu-lagu legendaris seperti Mawar Merah, Terlalu Manis, Seperti Para Koruptor, Anak Mami, Poppies Lane Memories, Kopoe Liarkoe, Bang Bang Tut, Tong Kosong, Solidaritas, Ku Tak Bisa, Kamu Harus Pulang, dan lainnya dinyanyikan penuh energi dan emosi.

Rangkaian tur HS bersama Slank di Lampung sendiri telah dimulai sejak Jumat (16/1/2026) di Desa Sadar Sriwijaya, Bandar Sribhawono, Lampung Timur, dengan agenda peletakan batu pertama pembangunan Masjid Annur. Masjid yang dikenal sebagai Masjid Batu, di dusun kelahiran Muhammad Suryo, dibangun ulang dengan anggaran Rp1 miliar.

Keesokan harinya, rangkaian berlanjut dengan HS Run yang diikuti sekitar 5.000 peserta, memperebutkan hadiah utama 10 unit sepeda motor, serta dimeriahkan penampilan spesial Happy Asmara, DJ Queen, dan Hasan Aftershine.

Di Lampung malam itu, musik, hujan, dan air mata berpadu. Sebuah pesan lantang pun menggema: solidaritas tak pernah mengenal panggung, dan kemanusiaan selalu punya irama.

Editor : Heri Fulistiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut