Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Capai 60 Persen, Ditarget Rampung Tepat Waktu
Advertisement . Scroll to see content

Usulan Pemekaran Lampung Selatan, Zulkifli Anwar: Nunggu Moraturium

Jum'at, 02 September 2022 | 08:32 WIB
  • author Heri Fulistiawan
Usulan Pemekaran Lampung Selatan, Zulkifli Anwar: Nunggu Moraturium
(Foto: Ilustrasi)

LAMPUNG SELATAN, iNewsLamsel.id - Usulan Daerah Otonom Baru (DOB) yakni meliputi Kecamatan Natar, Jati Agung dan Tanjung Bintang, Merbau Mataram dan Tanjung Sari untuk berpisah dari Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) rupanya belum final.

Hal itu diungkapkan anggota DPR MPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Lampung, Zulkifli Anwar terkait isu disetujuinya pemekaran Kabupaten Bandar Lampung.

"Kata siapa, mana buktinya? ini kan masih ada moratorium (DOB). Memang saya lihat, saya kaget kapan ini, siapa yang sudah menyetujuinya," kata Zulkifli, saat ditemui usai acara di Grand Elty Resort, Kamis (1/09/2022).

Zulkifli lantas mengingatkan, jika ada usulan pemekaran kabupaten maka syarat paling penting harus mendapatkan persetujuan dari kabupaten induk. "Saya mau tanya dulu, sekarang Bupati mendukung nggak? itu kan tidak terlepas dari dukungan Kepala Daerah," lanjutnya.

Lebih lanjut Zulkifli menyebutkan, ihwal persetujuan usulan daerah pemekaran harus disampaikan melalui forum resmi yaitu rapat paripurna di DPRD tingkat provinsi. "Apakah DPRD sudah paripurna? nah ya belum, berarti belum dong," timpalnya.

Terakhir, Zulkifli mengurai ada persyaratan dan indikator penentu agar daerah pemekaran baru bisa benar-benar disetujui oleh Pemerintah Pusat. "Kan nanti ada persyaratan, itu masuk tidak dengan persyaratannya. Termasuk, paling tidak PAD-nya. Jangan memberatkan, karena ada beberapa indikator yang harus dipenuhi untuk pemekaran," pungkasnya.

Editor: Heri Fulistiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut