Seorang Gadis Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian Pasir di Lampung Timur

Heri Fulistiawan
.
Rabu, 13 Juli 2022 | 11:16 WIB
Petugas Kepolisian Polres Lampung Timur sedang melakukan olah TKP di tempat kejadian korban tenggelam. Foto: Istimewa

LAMPUNG TIMUR, iNews.id​​​--Seorang perempuan warga Lampung Timur ditemukan tewas tak bernyawa akibat tenggelam di bekas (eks) galian pasir. Korban yang berinisial WF (20) merupakan warga Dusun satu, Desa Mekar Sari Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur. WF meninggal dunia, akibatkan tenggelam di lokasi eks galian pasir di Dusun 1 Desa Mekar sari Kecamatan Pasir Sakti, Selasa (12/7/2022). Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Pasir Sakti, Akp S.I. Marbun, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (12/7/2022). "Benar, waktu ketahuan kejadian itu pada selasa (12/7/2022), pukul 14.30 WIB, di bekas galian pasir, di Desa mekar sari," ujar Akp Marbun. Ia mengungkapkan, penemuan mayat tersebut ditemukan oleh seorang warga sekitar. "Yang menemukan tersebut adalah salah seorang warga sekitar, sekitar pukul jam 14.30 WIB, dengan kondisi sudah tidak bernyawa," ungkapnya Ia juga mengatakan, ditemukan bekas memar di bagian paha kirinya. "Korban tadi setelah dicek, mengalami memar pada paha bagian kiri," paparnya. "Kalau menurut keterangan warga sekitar, ia memang memiliki keterbelakangan gangguan jiwa," sambungnya. Kendati demikian, pihak keluarga enggan untuk dilakukan autopsi. "Tapi, pihak keluarganya tidak bersedia untuk dilakukan autopsi kepada korban," tutur Akp Marbun. Sementara, tetangga korban, Tomardi (60) mengaku, pada malam harinya (11/7/2022), korban sempat melakukan percobaan bunuh diri ke lokasi bekas galian pasir tersebut. "Semalem memang dia telah melakukan tindakan percobaan bunuh diri ke arah lokasi galian bekas tambang pasir, tapi berhasil digagalkan pihak keluarga," katanya. Ia, mengatakan pada saat peristiwa tersebut, sekitar pukul 9.00 WIB, ada warga sekitar yang sempat melihat WF yang tengah mandi di lokasi kejadian. "Ada dua orang yang sempat melihat, dan sang korban tengah mandi di lokasi kejadian," jelas Tomardi. Lalu, salah satu tetangga korban yang lain, Sugiono (50) mengatakan, ia juga ikut mencari WF. "Saya tadi itu ya, ada orang ramai-ramai dan saya ikut nyari, sekitar jam 14.00 WIB, abis itu saya cari memang gak ketemu," ungkapnya. "Akhirnya saya coba cari di tempat lain dan gak taunya ada kawan yang datang katanya dia menemukan di lokasi ditemukannya mayat itu," lanjut Sugiono. Ia juga mengatakan, tidak mengetahui kapan hilangnya WF. "Hilangnya saya kurang jelas, katanya waktu mandi disitu sekitar jam 09.00 WIB, di lokasi penemuan di galian pasir," bebernya. Ia menjelaskan, bekas galian pasir tersebut sudah lama tak dipakai lagi. "Yang pasti bekas galian pasir itu sudah lama gak di pakai," jelasnya.

Editor : Heri Fulistiawan
Bagikan Artikel Ini