Tragis, Tapir Langka yang Viral di Mesuji Mati Dibunuh Warga, Polisi Buru Pelaku

Ahmad Luthfi Rosyadi
Tapir yang tewas diduga dibunuh warga. Foto: tangkapan layar

MESUJI, iNewsLamsel.id - Nasib tragis menimpa seekor tapir liar yang sempat menghebohkan pengguna Jalan Lintas Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung. Setelah videonya viral karena berkeliaran di jalan raya, satwa langka yang dilindungi negara itu justru ditemukan tewas diduga dibunuh oleh sejumlah warga di area perkebunan. Polisi kini memburu para pelaku.

Kemunculan tapir tersebut terekam dalam video amatir warga di kawasan Register 45, Mesuji. Hewan bercorak hitam putih itu berjalan di badan jalan hingga membuat pengendara menghentikan laju kendaraan. Arus lalu lintas sempat tersendat karena banyak warga penasaran ingin melihat langsung satwa yang jarang muncul di permukiman.

Tak lama berselang, tapir itu berlari meninggalkan jalan raya menuju kawasan perkebunan. Warga menduga satwa tersebut keluar dari habitatnya akibat kesulitan mencari makanan.

Toni, warga yang menyaksikan langsung peristiwa itu, mengaku baru pertama kali melihat tapir muncul di wilayah tersebut. Bersama warga lainnya, ia sempat menggiring tapir agar kembali masuk ke kawasan hutan.

"Saya kaget, baru pertama kali lihat tapir keluar sampai ke Jalan Lintas Timur. Terus digiring masuk ke hutan lagi. Tadinya kami kira hewan biasa, ternyata satwa langka. Harapan kami kalau ada kejadian seperti ini lagi, petugas cepat datang supaya hewannya bisa diselamatkan, bukan malah diburu," ujarnya.

Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, mengingatkan masyarakat agar tidak memburu, melukai, maupun membunuh satwa liar yang dilindungi. Menurutnya, warga harus segera melapor kepada kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan satwa liar keluar dari habitatnya.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak memburu, melukai, ataupun membunuh satwa yang dilindungi. Jika menemukan satwa liar keluar dari habitatnya, segera laporkan kepada kepolisian atau instansi terkait agar dapat dilakukan evakuasi. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan dan memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembunuhan tapir tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Ironisnya, imbauan tersebut datang terlambat. Tak lama setelah video kemunculan tapir viral, beredar rekaman lain yang memperlihatkan satwa dilindungi itu sudah dalam kondisi mati setelah diduga dibunuh oleh sejumlah warga di area perkebunan.

Polres Mesuji kini bergerak memburu para pelaku dan mengusut tuntas kasus tersebut. Polisi menegaskan pembunuhan satwa yang dilindungi merupakan tindak pidana dan pelakunya dapat diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peristiwa ini memantik kecaman publik sekaligus menjadi alarm serius atas ancaman terhadap kelestarian satwa liar di Lampung. Kemunculan tapir yang diduga keluar akibat menyusutnya habitat justru berakhir tragis di tangan manusia, menambah daftar panjang konflik antara satwa liar dan aktivitas manusia.

Editor : Heri Fulistiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network