Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 11 Pelajar di Ketapang Dilarikan ke Puskesmas
Advertisement . Scroll to see content

BREAKING NEWS, Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN, Dua Wakil Kepala Ikut Diganti

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:24 WIB
  • author Heri Fulistiawan
BREAKING NEWS, Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN, Dua Wakil Kepala Ikut Diganti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsLamsel.id - Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam keputusan yang diumumkan Selasa (2/6/2026), Prabowo resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN sekaligus mengganti dua wakil kepala lembaga tersebut.

Pengumuman itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Selain memberhentikan Dadan Hindayana, Presiden juga mencopot dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Meski melakukan pergantian kepemimpinan, pemerintah tetap menyampaikan apresiasi atas kontribusi ketiganya dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional sejak lembaga itu dibentuk.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Penunjukan ini menandai babak baru kepemimpinan lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.

Prasetyo menegaskan keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh yang dilakukan Presiden terhadap kinerja BGN selama hampir satu setengah tahun terakhir.

Menurutnya, BGN memegang peran sangat strategis dalam mendukung agenda peningkatan kualitas gizi masyarakat. Karena itu, diperlukan tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan akuntabel.

“Bapak Presiden terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kinerja kabinet, termasuk Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan, dalam proses evaluasi tersebut Presiden juga menerima berbagai masukan dari kementerian terkait, masyarakat, hingga para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

Pergantian mendadak ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah di sektor gizi dan ketahanan sumber daya manusia. 

Publik kini menanti langkah cepat Nanik S Deyang dalam memastikan keberlanjutan serta efektivitas program-program BGN yang menyentuh jutaan masyarakat di seluruh Indonesia.

 

Editor: Heri Fulistiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut