Kalapas Kalianda Beni Nurrahman Pimpin Deklarasi Anti Halinar Dilanjutkan Razia Gabungan
LAMPUNG SELATAN, iNewsLamsel.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, memimpin langsung upacara deklarasi komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari segala pelanggaran.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparat penegak hukum, tokoh adat, perwakilan organisasi masyarakat (Ormas), hingga awak media, yang turut menjadi saksi atas janji yang diucapkan oleh seluruh jajaran petugas.
Dalam sambutannya, Kalapas Beni menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen moral, institusi, dan pribadi untuk menjaga marwah organisasi serta memberantas tiga masalah utama, yaitu Handphone Ilegal, Narkoba, dan segala bentuk praktik penipuan atau pungutan liar.
"Ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk menjaga marwah organisasi dan mewujudkan Lapas yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan segala bentuk praktik penipuan. Kita semua memahami bahwa hal-hal ini merupakan ancaman serius bagi keamanan dan ketertiban," tegas Beni Nurrahman.
Lebih jauh dijelaskan, handphone ilegal dapat membuka celah komunikasi yang tidak semestinya, narkoba berpotensi merusak proses pembinaan warga binaan, sedangkan praktik penipuan dan pungli sangat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
"Oleh karena itu saya tegaskan, jangan pernah memberi ruang sedikitpun. Jangan sampai ada petugas yang justru terlibat maupun membiarkan pelanggaran terjadi. Jika terbukti melanggar, akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku," serunya.
Dalam momen tersebut, seluruh petugas diminta mengikrarkan janji setia yang memiliki bobot pertanggungjawaban sangat berat, baik secara hukum negara maupun agama.
"Ucapan saudara ini disaksikan oleh aparat, ulama, ormas, dan media. Namun yang paling utama, ucapan ini disaksikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Maka, janji ini harus dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat," tegasnya.
Adapun poin-poin ikrar yang dilaksanakan oleh seluruh petugas adalah:
Tidak berselang lama, komitmen tersebut langsung dibuktikan dengan pelaksanaan Razia Gabungan yang dipimpin langsung oleh Kalapas Beni bersama tim gabungan dari BNN, TNI, dan Polri.
"Alhamdulillah, hasilnya sangat membanggakan. Kami tidak menemukan Handphone Ilegal (Halinar) dan tidak menemukan narkoba sama sekali atau nihil," tegas Beni didampingi unsur pengamanan.
Meski bersih dari barang terlarang berat, tim tetap mengamankan sejumlah barang yang dianggap berpotensi membahayakan keamanan dan ketertiban, seperti gunting, sendok stainless, bekas korek api, kaca pengharum, paku, hingga tumpukan kartu yang berpotensi untuk judi.
"Mohon maaf, jangan berpikiran negatif dulu, mungkin hanya hobi atau hiburan. Namun kami pastikan tetap disita demi ketertiban bersama," jelasnya.
Menegaskan komitmennya, Beni menyatakan bahwa kegiatan razia tidak akan memiliki jadwal tetap agar sifatnya rahasia dan efektif.
"Saya tidak menyebutkan jadwalnya supaya tetap rahasia. Yang jelas, kegiatan ini akan terus dilaksanakan kapanpun, baik rutin maupun insidental dengan melibatkan BNN, TNI, dan Polri," tegasnya.
Beni juga meminta dukungan media dengan membuka nomor pribadinya yang aktif 24 jam untuk menerima informasi atau laporan.
"HP saya aktif 24 jam tidak mati. Kalau ada informasi narapidana ketahuan online di dalam, tolong kabari kami. Mungkin kami di dalam tidak tahu, tapi terekam dari luar," ujarnya.
Diketahui, saat ini Lapas Kalianda juga menghadapi tantangan over kapasitas, namun dengan segala keterbatasan tersebut, pihaknya tetap berkomitmen penuh menjaga keamanan dan ketertiban.
"Tempat kita hidup dan mencari penghidupan ini, tolong jaga dengan sebaik-baiknya," tutup Kalapas Beni Nurrahman.
Editor : Heri Fulistiawan