HNSI Lampung Selatan Minta Kuota BBM Solar Untuk Nelayan Ditambah
"Dengan harga solar mencapai Rp 8.000, keuntungan yang kami dapatkan sangat tipis, bahkan tidak ada. Biaya operasional meningkat tajam, sementara hasil tangkapan tidak menentu," jelasnya.
Sobri menambahkan, berdasarkan data HNSI, lebih dari 3.000 nelayan di Lampung Selatan bergantung pada hasil laut sebagai sumber penghidupan. Kekurangan kuota solar ini berpotensi mengancam produktivitas mereka dan berdampak negatif pada perekonomian daerah.
HNSI Lampung Selatan berharap pemerintah daerah dan pusat segera bertindak untuk menyelesaikan masalah ini. Mereka mengusulkan agar kuota solar untuk nelayan di Lampung Selatan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
"Kami sangat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para nelayan. Penambahan kuota solar adalah kunci agar kami dapat terus melaut dan menafkahi keluarga kami," tutupnya.
Editor : Heri Fulistiawan