Dramatis! Polwan di Lampung Selatan Berhasil Evakuasi Mahasiswi Pingsan Saat Demo BBM

Heri Fulistiawan
.
Kamis, 22 September 2022 | 18:21 WIB
Polwan Polres Lampung Selatan saat mengevakuasi mahasiswi yang pingsan saat demo BBM, Kamis (22/09/2022) (Ist)

Lampung Selatan, iNewsLamsel.id - Aksi dramatis terjadi saat unjuk rasa sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) di depan Gedung DPRD setempat, Kamis (22/09/2022).

Saat mereka sedang melakukan orasi menolak kenaikan harga BBM, salah seorang masa aksi yang merupakan seorang mahasiswi jatuh pingsan. Dengan sigap, tiga orang Polwan Polres Lampung Selatan pun mengevakuasi mahasiswi tersebut.


Polwan Polres Lampung Selatan berikan tindakan medis kepada mahasiswi yang pingsan saat demo BBM. (Ist)

Ketiga Polwan yang sedang melakukan pengamanan itu dengan cepat mengevakuasi dan memberikan tindakan medis kepada salah seorang mahasiswi yang jatuh pingsan ke Ambulance Urkes Polres Lampung Selatan yang sudah disiagakan di sekitar lokasi. 

Kabag Ops Polres Lamsel Kompol Ikhwan Syukri mengatakan, aksi unjuk rasa itu berakhir pada pukul 16.30 WIB dan berlangsung dengan kondusif.

Kata dia, Polres Lampung Selatan menerjunkan 204 personel didukung dari instansi TNI Kodim 0421/LS 41 personel, Satpol PP 84 personel, Dishub 12 personel dan pemadam kebakaran 5 personel untuk melaksanakan kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum saat unjuk rasa itu.

"Sebelum pelaksanaan pengamanan telah dilaksanakan kesiapan pelaksanaan tugas melalui tactical game di Aula GWL yang diikuti oleh semua perwira penanggung jawab objek pengamanan," katanya.

Saat pengamanan, jelas Kompol Ikhwan, pihaknya melakukan tindakan yang mengedepankan pendekatan secara persuasif dan humanis.

"Kami juga menyiapkan tim pengawalan masa aksi yang bergerak dari poskonya menuju lokasi serta tim kesehatan dan mobil ambulance yang dipersiapkan untuk siapa saja yang berada dilokasi bila terjadi kondisi membutuhkan perawatan darurat," terangnya.

Editor : Heri Fulistiawan
Bagikan Artikel Ini