LAMPUNGSELATAN,iNewsLamsel.id-Peristiwa tragis perang sarung antar desa di Lampung Selatan telah menelan korban jiwa.
Konflik antara para pemuda tidak hanya sebatas perang sarung, namun juga melibatkan lempar batu yang mengakibatkan situasi semakin memanas.
Baca Juga
Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Capai 60 Persen, Ditarget Rampung Tepat Waktu
Kepolisian segera merespons kejadian tersebut dengan mendatangi rumah korban dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan informasi terkait insiden tersebut.
Diduga motif dari perang sarung ini timbul setelah adanya janjian di media sosial dan dilakukan sebagai bentuk unjuk eksistensi.
Polisi telah memeriksa 22 orang saksi terkait kasus ini guna mengungkap lebih lanjut tentang penyebab dan pelaku dari peristiwa tragis ini.
Editor: Heri Fulistiawan
Related News
News
16 jam lalu
Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Capai 60 Persen, Ditarget Rampung Tepat Waktu
News
7 hari lalu
155 Pejabat Lampung Selatan Dilantik, Sejumlah Jabatan Strategis Bergeser
News
24 hari lalu
Usai Upacara, Menara Siger Berubah Jadi Panggung Kebersamaan, Egi dan Warga Larut Dalam Kemeriahan
News
24 hari lalu
Merah Putih Berkibar Dari Menara Siger, Lampung Selatan Tegaskan Diri Sebagai Beranda Sumatera
News
26 hari lalu
HPN–Porwanas 2027 Jadi Etalase Lampung Selatan, Bupati Egi Buka Pintu Kolaborasi dengan PWI
News
1 bulan lalu
Bupati Lampung Selatan Gandeng IJTI, Siap Terima Kritik Demi Kemajuan Daerah
Latest Video
News
1 tahun lalu
Ratusan Emak-emak Demo Tuntut Pembebasan Supriyati
News
1 tahun lalu
Suasana haru, iringi perpisahan (TK) Pratama Widyalaya Adhitya Adhyapana Lampung
News
1 tahun lalu
Polisi kerjar calo tiket dan preman di Pelabuhan Bakauheni
News
2 tahun lalu
UIM Fasilitasi 2.000 Peserta Seleksi PTN, Tawarkan Alternatif Kampus Berkualitas
News
2 tahun lalu
Kapolres Lampung Selatan dan Bhayangkari Berikan Perhatian dan Dukungan kepada Korban Banjir.
News
2 tahun lalu