LAMPUNG SELATAN, iNewsLamsel.id - Sebanyak 401 cadet taekwondo di Kabupaten Lampung Selatan mengikuti ujian kenaikan tingkat (UKT) pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini dipusatkan di dua lokasi, yakni Lapangan Tennis Indoor Kalianda dan GOR Podomoro Natar.
Ujian kenaikan tingkat tersebut menjadi bagian dari pembinaan atlet untuk meningkatkan kemampuan teknik, kedisiplinan, serta mental bertanding sejak usia dini.
Ketua PBTI Lampung Selatan, Mulyani Dinda Yulia, menegaskan bahwa ujian kenaikan tingkat bukan sekadar proses pergantian sabuk, melainkan tahapan penting untuk mengukur kemampuan dan membentuk karakter para cadet.
Menurutnya, taekwondo tidak hanya mengajarkan keterampilan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, rasa hormat, tanggung jawab, dan pengendalian diri.
“Ujian kenaikan tingkat ini bukan hanya tentang naik sabuk, tetapi juga bagaimana para cadet menunjukkan hasil latihan, kedisiplinan, serta kesungguhan mereka dalam mengikuti setiap tahapan pembinaan,” ujar Mulyani.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti ujian dengan serius dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
Mulyani juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus, pelatih, dan orang tua dalam mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Harapan kami, para cadet terus berlatih dengan tekun, menjaga disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas. Mereka merupakan potensi masa depan taekwondo Lampung Selatan yang harus kita bina bersama,” katanya.
Melalui ujian kenaikan tingkat yang diikuti 401 peserta ini, PBTI Lampung Selatan berharap pembinaan atlet semakin kuat dan mampu melahirkan taekwondoin berprestasi yang dapat bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Editor : Heri Fulistiawan
Artikel Terkait
