Jelang Mudik Lebaran 2026, Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Tambah Dua SPBU Baru

Heri Fulistiawan
Istimewa

LAMPUNG SELATAN - Menyambut arus mudik Lebaran 2026, pengelola ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) memperkuat layanan bagi pengguna jalan dengan menambah dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru di rest area strategis. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan sekaligus memastikan perjalanan pemudik berlangsung lebih lancar dan nyaman.

Pengelola jalan tol, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, menghadirkan SPBU baru di Rest Area KM 20 A dan Rest Area KM 49 B. Fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean pengisian bahan bakar yang kerap terjadi saat puncak arus mudik maupun arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Rest Area KM 20 A melayani kendaraan dari arah Bakauheni menuju Terbanggi Besar, sedangkan Rest Area KM 49 B diperuntukkan bagi kendaraan dari arah sebaliknya.

Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, mengatakan penambahan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, terutama pada periode mobilitas tinggi seperti musim mudik Lebaran.

Menurutnya, selain SPBU, pengelola juga memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung lain di rest area, mulai dari perluasan area parkir, toilet bersih, musala, pusat kuliner UMKM, layanan informasi, hingga posko kesehatan bagi pengguna jalan.

“Dengan tambahan SPBU ini, distribusi kendaraan yang berhenti untuk pengisian bahan bakar diharapkan lebih merata sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik rest area,” ujarnya.

Pihak pengelola juga berkoordinasi dengan kepolisian serta instansi terkait guna memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal selama periode puncak mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Sementara itu, Manager Usaha Jasa Lainnya (UJL) BTB, Irpan Sahpani, menyebutkan kedua SPBU tersebut telah mulai beroperasi sejak 16 Januari 2026. Kehadiran fasilitas baru ini diproyeksikan mampu memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jalan saat volume kendaraan meningkat signifikan.

Tol Bakauheni–Terbanggi Besar sendiri memiliki panjang sekitar 140 kilometer dan menjadi jalur vital penghubung wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Tengah. Jalan tol ini juga menjadi akses utama pemudik dari Pulau Jawa menuju berbagai daerah di Sumatera.

Pengelola mengimbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan berkendara, termasuk batas kecepatan maksimal 100 kilometer per jam, memastikan kondisi kendaraan prima, serta beristirahat apabila mengantuk. Pengguna juga disarankan memperbarui informasi lalu lintas melalui aplikasi Astoll by HKA maupun layanan call center resmi.

Editor : Heri Fulistiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network